Cara Menjaga Performa Mobil Agar Selalu Optimal

Posted on

Cara menjaga performa mobil harus dipahami dengan baik sejak awal memilikinya. Dengan menerapkannya, maka performa mobil akan selalu prima. Sehingga penggunanya tidak merasa was-was ketika mengendarainya. Terlebih lagi jika mobil sering digunakan. Kendati begitu, apabila jarang menggunakan mobil pun bukan berarti bisa abai pada kesehatan performanya.

Cara Menjaga Performa Mobil
freepik.com

5 Cara Menjaga Performa Mobil Agar Senantiasa Optimal

Di dunia ini tentunya kita mengenal mobil transmisi manual dan otomatis. Pada sistem transmisi otomatis yang efisien menawarkan adanya sensasi berkendara lebih sederhana, bahkan untuk pemula sekalipun. Nah, dalam hal ini banyak orang lebih mengenalnya dengan sebutan mobil matic.

Kedua jenis mobil tersebut membutuhkan perawatan yang tepat demi menjaga performanya agar tetap optimal. Maka, silakan simak baik-baik ulasan singkat pada artikel berikut ini.

Gunakan Oli Berkualitas dan Ganti Secara Berkala

Langkah pertama adalah memastikan untuk mengetahui jenis transmisinya. Dalam hal ini, oli untuk mobil transmisi manual tidak sama dengan oli transmisi otomatis. Begitu juga pada oli untuk mobil transmisi CVT dengan mobil transmisi matic.

Salah satu akun TikTok, @mobcarsindonesia, memberikan tips awal pada mobil dengan mengecek oli mesin sendiri terlebih dahulu sebelum menggantinya. Untuk mengetahui apakah masih berkualitas baik, caranya dengan mencabut dip stick oli kemuian lihat cairan olinya. Jika oli masi berada di antara dua titik, maka oli masih aman. Perhatikan pula warnanya, jangan sampai seperti kopi susu.

Sementara itu, pada waktu penggantian oli, idealnya adalah saat mobil telah menempuh jarak sejauh 50.000 km. Akan tetapi, apabila terlalu sering menggunakannya, maka tidak perlu menunggu hingga mencapai jarak tersebut. Lakukan penggantian oli lebih cepat, misalkan setelah menempuh jarak 30.000 km.

Perhatikan Gaya Berkendara

Cara menjaga performa mobil agar selalu sehat dan tak bermasalah selanjutnya adalah bagaimana menggunakannya. Trik sederhana adalah mengkondisikan tuas transmisi dalam posisi netral (N) ketika berhenti dalam waktu cukup lama, misalnya saat di lampu merah atau ketika macet. Tentunya cara ini bisa menjaga transmisi matic untuk tetap awet.

Bila memaksa tuas transmisi pada posisi D, maka akan berpotensi memicu kanvas kopling mobil terus bergesekan. Ini tidak baik untuk kesehatan transmisi, terutama mobil dengan transmisi otomatis. Sementara itu, tuas transmisi pada posisi P akan lebih efektif dipakai pada saat parkir.

Jaga Tekanan Ban

Siapa sangka ternyata menjaga kestabilan tekanan ban termasuk cara menjaga performa kendaraan. Lakukan pengecekan tekanan ban secara teratur dan sesuai rekomendasi pabrikan supaya tidak mengganggu kinerja mobil.

Tekanan ban yang selalu terjaga baik juga menghemat konsumsi bahan bakar. Selain itu, keausan ban bisa merata sehingga merasakan sensasi nyaman saat berkendara.

Tidak Disarankan Membawa Beban Berlebih

Kapasitas beban juga berpengaruh terhadap performa mobil. Sebaiknya, jangan membawa beban melebihi kapasitas yang seharusnya. Selain mempengaruhi kinerja mobil, hal ini juga tidak baik dalam segi keamanan dan keselamatan.

Perhatikan pula medan tempat melaju kendaraan. Bawalah kendaraan dengan kecepatan konsisten. Bila melewati jalanan yang teksturnya rusak, jangan ngebut.

Lakukan spooring dan balancing untuk menyeimbangkan laju kendaraan. Ini juga cara jitu menjaga kesehatan tapak ban dan kaki-kaki mobil.

Cek Sistem Pendingin

Pengecekan sistem pendingin meliputi kualitas dan jumlah cairan pendingin. Hal ini supaya suhu mesin senantiasa dalam batas normal.

dari pengalaman pemilik mobil yang sering mengabaikan memeriksa sistem pendingin, performa mesin menjadi terganggu. Di mana mobil mengalami overheat karena kekurangan cairan pendingin. Akibatnya, mesin menjadi cepat panas dan dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa kualitas dan jumlah cairan pendingin secara berkala.

Bagaimana, cara menjaga performa mobil ternyata mudah sekali bukan? Lebih baik rutin melakukannya daripada keluar budget banyak ketika terjadi kerusakan fatal. /Amel